Banyak faktor yang mendukung keberhasilan seseorang dalam mendapatkan Beasiswa. Usaha dan pantang menyerah untuk mencoba berulang kali dirasakan oleh tema-teman pemburu Beasiswa. Berbeda dengan Fajar Rochadi, dengan ketekunan dan persiapan yang matang, Fajar begitu ia disapa, berhasil mendapatkan Beasiswa hanya dengan sekali mencoba.

Perjalanan Fajar dimulai dari sejak ia menempuh pendidikan S-1 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia. Mendengar pengalaman beberapa teman yang mengikuti Exchange Program ke berbagai Negara ditambah dukungan kuat dari keluarga Fajar menjadi inspirasi dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana administasi Negara, Fajar bekerja sebagai auditor di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bekerja di instansi pemerintah seperti BPK dituntut untuk memiliki spesialisasi audit. Setiap pegawai BPK diberi kemudahan izin belajar untuk meningkatkan kapasitas pegawai dan kualitas kinerja BPK. Oleh karena itu, Fajar mencari peluang dengan melakukan riset kecil mengenai kebutuhan BPK. Audit kinerja merupakan pilihan Fajar untuk melanjutkan pendidikan Master melalui program Beasiswa USAID PRESTASI. Untuk mengembangkan kapasitasnya sebagai auditor Fajar memilih public administration dengan konsentrasi information and performance management, di University of Illinois at Chicago, Illinois, Amerika Serikat.

Sebagai salah satu kewajiban dalam menyelesaikan program Master, Fajar mengerjakan Capstone Project, yaitu project yang diberikan oleh kampus kepada mahasiswa (grup 2-3 orang) untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi organisasi/institusi yang bekerjasama dengan Departement of Public Administration di UIC. Bersama dengan dua orang temannya, Capstone Project dilakukan guna membantu pemerintah Village of Glen elyn, DuPage County, Illinois, Amerika Serikat, mengevaluasi metode pembayaran parkir yang ada di beberapa lokasi disana. Fajar dan tim membuat suatu analisa tinjauan dari beberapa aspek seperti: teknologi, keuangan, serta kemudahan penerapan dan evaluasinya. Capstone project ini dipresentasikan  kepada departemen keuangan di institusi pemerintah Village of Glen elyn, DuPage County, Illinois, Amerika Serikat. Atas kerja keras Fajar dan Tim, Capstone Project berhasil meraih nilai A, dan rekomendasi project tersebut diimplementasikan di area parkir Duanne/Lorraine yang mengakomodir metode parkir pay-as-you-park.

Fajar berhasil meraih gelar Master of Public Administration selama kurang lebih dua tahun pada tahun 2015. Fajar kembali bekerja sebagai auditor di BPK dan ditempatkan di Bengkulu selama 6 bulan, kemudian ditempatkan di Padang, Sumatera Barat sejak Desember 2017. Penempatan di berbagai daerah ini dikarenakan adanya kebijakan institusi demi menghindari adanya hubungan khusus antara auditor dengan pihak audit, serta perlu adanya penyegaran pegawai di kantor-kantor perwakilan dan kantor pusat.

“Setelah pulang dari Amerika, saya bertugas sebagai auditor di Bengkulu, lalu dipindahkan ke Padang. Disamping bekerja, saya aktif menulis artikel opini di koran lokal, salah satunya  berjudul “Perlunya Kebijakan Pemerintah Daerah Melindungi Pengusaha Retail Kecil dan Menengah”, yang diterbitkan di Koran Rakyat Bengkulu, 29 Juni 2017, “ungkap Fajar.

Dari pengalamannya meraih beasiswa dan studi di Amerika, Fajar mengakui pantang menyerah merupakan kunci utama keberhasilan.

“Bagi teman-teman yang sedang apply beasiswa, jangan pantang menyerah, ada banyak kesempatan untuk menuntut ilmu di negara maju saat ini. Bagi yang sudah mendapatkan beasiswa dan akan berangkat, jangan lupa ada banyak hal diluar kegiatan akademis yang juga bisa kita dapatkan, “pungkasnya. (Penulis: Tito Febismanto)