Meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, itulah misi besar dari perempuan cerdas nan rupawan ini. Dirna Mayasari Jacob adalah salah satu penerima USAID-Prestasi Graduate Scholarship Award di tahun 2011 yang telah mengabdikan hidupnya bagi kemajuan pembangunan di sektor kesehatan. Di tahun 2014, ia berhasil menyabet gelar Master of Public Health dari University of California Los Angeles (UCLA) Jonathan and Karin Fielding School of Public Health. Ia juga mendapat sertifikat Specialization in Global Health dan Specialization in Emergency Public Health and Disaster, serta beberapa penghargaan yakni UCLA Graduate Division Fellowship Award dan Drabkin International Fieldwork Fellowship Award in Global Health selama menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Melalui dukungan program beasiswa dan keahlian yang telah ia dapatkan, kontribusinya di dunia kesehatan masyarakat makin nyata dan berdampak, menjadikannya sebagai sesosok perempuan yang inspiratif dan berdedikasi.

Dengan bekal keahliannya dalam Public Health Program Development and Evaluation, dr Dirna telah mengembangkan program-program kesehatan berfokus pada kesehatan ibu dan anak serta intervensi tanggap bencana di berapa wilayah di Indonesia, Myanmar dan Filipina.  Beberapa program tersebut antara lain Health Education Augmented-Vocational Training Program to Increase Women’s Empowerment yang dilaksanakan sepanjang 2015-2017 di camp pengungsi Rohingya, Rakhine State Myanmar,  Community-driven Action for Maternal and Child Health (CAMCH) in Chin State Myanmar, WONDERFUL Program (Women’s Empowerment and Economic Development for Sustainable Livelihood : A Vocational Training and Reproductive Health Program di camp pengungsi Meiktilla, di perbatasan Myanmar-China, WASH and Nutrition for Mother and Child di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, Program Kesehatan Remaja Terintegrasi di Provinsi Banten dan DKI Jakarta dan beberapa intervensi tanggap bencana di beberapa wilayah di Myanmar dan Indonesia.

Sebagai seorang global expertise, dr Dirna pernah menjabat sebagai  Country Program Manager dan kemudian menjadi Interim Country Director pada sebuah  lembaga internasional yang bekerja dalam bidang kemanusiaan di Myamar dari tahun 2014-2016. Ia juga pernah menjadi tenaga ahli pengembangan program-program kesehatan di lembaga internasional di Filipina. Saat ini dr. Dirna mengabdikan diri dan kepakarannya di sebuah lembaga internasional yang bergerak di bidang medis kemanusiaan, Dokter Lintas Batas atau Medecins Sans Frontieres yang saat ini tengah mengimplementasikan program kesehatan remaja di Indonesia.  

Sebagai seorang perempuan, rasa empati dr Dirna sangat terasa di dalam pengabdiannya. Baginya, masalah kesehatan adalah masalah keadilan sosial dan kesetaraan. Sebagai seorang dokter dan profesional dalam bidang kesehatan masyarakat, Ia memahami betul tantangan dan isu kesehatan global, bahwa ada social determinant of health yang menentukan derajat kesehatan individu dan masyarakat termasuk pengaruh peran dan divisi gender terhadap kesehatan. Ia percaya bahwa investasi dalam kesehatan ibu dan anak, termasuk di dalamnya kesehatan remaja, akan membawa manfaat yang berlipat ganda bagi suatu negara tidak hanya dalam sektor kesehatan namun juga memberikan manfaat signifikan dalam sektor ekonomi dan kestabilan sosial saat ini dan di masa yang akan datang. Ibu yang sehat akan melahirkan generasi penerus yang sehat. Anak yang bergizi baik akan mampu mencapai potensi maksimalnya dan menjadi aset bagi bangsa dan negara. Ia percaya pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangunan yang berfokus pada pembangunan manusia yang adil, merata, dan partisipatif.

Untuk rekan-rekan seperjuangan yang sedang menjalani beasiswa USAID Prestasi, dr Dirna berpesan, “Reflect on your passion, identify your primary interest, and continuously develop your skill and expertise relevant to your interest through your study, trainings, projects or field internship that you will have throughout your study, so you could contribute meaningfully in the real world”. (Penulis: Putri Fremelia Muli)