Asosiasi Alumni Program Beasiswa Amerika-Indonesia (ALPHA-I) turut menyemarakkan Hari Anak Nasional 2020 dengan menyelenggarakan Webinar Pendidikan dengan judul “Adaptasi Kebiasaan Baru Dunia Pendidikan Di Masa Pandemi: Apakah Anak, Orangtua, dan Guru Gembira?”(18/07). Webinar sharing session ke-2 ini dihadiri hampir 300 peserta melalui platform Zoom meeting, Youtube live, atau Facebook live mulai dari Indonesia Timur hingga Barat yang mayoritas berlatarbelakang sebagai guru, pelajar dan mahasiswa, ataupun guru. Kegiatan ini dibuka oleh ketua umum ALPHA-I 2019-2021, Yossa A.P. Nainggolan, MPP, yang menyambut baik dan berharap peserta webinar dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung dari para pembicara.

Empat pembicara dengan kepakaran berbeda di bidang pendidikan lulusan Amerika Serikat tersebut berbagi pengetahuan dan pengalaman bagaimana agar proses pembelajaran berjalan baik dengan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh anak, orangtua, dan guru di masa pandemi. Maretha Delarosa, M.A., seorang mahasiswa doktoral yang sedang belajar dan bekerja di Amerika Serikat sekaligus sebagai orang tua dari satu anak menyampaikan bagaimana agar balita aktif sekaligus balita bahagia dengan melakukan banyak variasi aktifitas pembelajaran di rumah agar anak tidak bosan. Selviana SeniNdoen, M.Ed., seorang guru pendidikan dasar di Nusa Tenggara Timur ini bercerita banyak mengenai alternatif media pembelajaran online berupa website, aplikasi, atau video tutorial menarik yang diaplikasikan untuk anak-anak secara daring. Dion EfrijumGinanto, P.hD. sebagai guru sekolah menengah di Jambi sekaligus dosen mengungkapkan hasil survey disana bahwa mayoritas murid dan orangtua peserta didik setuju untuk kembali belajar tatap muka di masa pandemic ini dengan segala peluang dan tantangannya. Pembicara terakhir, TaufikMulyadin, P.hD., menyampaikan alternatif pembelajaran melalui sekolah rumah (homeschooling) dimana komitmen orangtua sangat penting untuk tercapainya tujuan belajar tersebut.

Benang merah dari diskusi yang dimoderatori oleh Hermudananto, M.Sc sebagai coordinator Divisi Pendidikan ALPHA-I yaitu situasi pagebluk karena COVID-19 tentu menimbulkan disrupsi system pendidikan terutama dalam proses pembelajaran daring yang menimbulkan dilema dalam pelaksanaannya antara mewujudkan kegembiraan dalam belajar anak atau mencapai kualitas pembelajaran yang diharapkan. Namun, tentu saja ada solusi yang dapat menyeimbangkan kedua tujuan tersebut, yaitu dengan mempertimbangkan (i) pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran, tidak hanya guru; (ii) menjadikan rumah dan lingkungan sekitar sebagai sumber pembelajaran bagi anak; (iii) menerapkan teknologi yang sederhana dan efektif sehingga dapat diikuti oleh mayoritas peserta didik; (iv) kepemimpinan yang kokoh dari para pengajar, baik guru dan orangtua; serta (v) penekanan akan tujuan pendidikan, bukan hanya sekedar penugasan. Diskusi ditutup dengan sebuah kutipan dari Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarso Sung Tulodho (di depan memberi contoh), Ing Madyo Mangun Karso (di tengah memberi semangat), Tut WuriHandayani (di belakang member dorongan) agar guru dan orangtua senantiasa mendukung segala proses pembelajaran sehingga tujuan belajar anak dapat tercapai dan tentu saja dengan rasa gembira. Sesi webinar selama dua jam ditutup oleh Suparlan Lingga, MPH sebagai Sekretaris Jenderal ALPHA-I. (hermu)