GURU PRESTASI DI PAPUA BERTEKAD TINGKATKAN NILAI MATEMATIKA DAN BAHASA INGGRIS

Mata pelajaran matematika dan bahasa Inggris seringkali menjadi tantangan besar bagi para siswa SMP di provinsi paling timur Indonesia, Papua. Sebagai guru matematika di Jayapura, Ibu Wiwik Muluyani bertekad bahwa siswa SMP di Ibukota provinsi akan dipersiapkan untuk menghadapi pelajaran di SMU.

Wiwik bergabung dengan SMPN-2 in Sentani, Jayapura sebagai guru matematika pada tahun 1993. Dengan dorongan rekan kerja dan pejabat sekolah, ia ikut bersaing dengan 200 pelamar dari seluruh Indonesia dan memenangkan beasiswa USAID PRESTASI bidang Pendidikan untuk meraih gelar Master di bidang Matematika dan Pendidikan di Florida State University di tahun 2016.

Oktober 2017, Jayapura, Papua: Wiwik Muluyani di SMPN-2 di kelas Matematika. “Saya ingin membuat siswa dan guru di Papua mampu bersaing dengan siswa dan guru di provinsi lain di Indonesia.”

Berpikir kritis, disiplin, percaya diri, dan manajemen waktu merupakan keterampilan penting yang saya pelajari selama 30 bulan menjalani program master di AS. Keterampilan ini memengaruhi kehidupan saya baik profesional dan personal,” ujar Wiwik. Ia kerap berbagi pengalamannya kepada teman, rekan kerja, siswa, dan orang tua bahwa, meskipun pengetahuan akan pengetahuan merupakan hal yang penting, tapi keterampilan-keterampilan personal ini merupakan faktor yang berpengaruh pada keberhasilan akademis. Pendidikannya menunjukkan bahwa seorang guru harus memiliki keterampilan mengajar – tapi juga harus mengetahui bagaimana proses pembelajaran berlangsung di kelas dan di dalam pemikiran siswa.”

Di SMPN-2 Sentani, Wiwik mengajar kelas Matematika dalam bahasa Inggris, dan juga kelas bahasa Inggris. Ia mendirikan English Conversation Club yang berlangsung dua kali seminggu untuk para siswanya, dan membantu rekan kerjanya mendirikan klub percakapan sendiri. Di luar sekolah, Wiwik memiliki reputasi sebagai panutan dalam mengajar Matematika, dan ia terpilih menjadi Ketua Asosiasi Guru Matematika untuk wilayah Ibukota. Ia mengadakan pertemuan guru Matematika di setiap tingkatan sekolah dari seluruh Jayapura dengan tujuan untuk menunjukkan praktek-praktek terbaik mengajar bagi siswa untuk mempelajari persyaratan kurikulum Matematika. Ia bertekad untuk “membalas budi” rekan-rekan kerjanya di Jayapura dengan berbagi informasi dan keterampilan yang bernilai yang ia pelajari di Florida, AS.

Tapi Wiwik juga bergiat di luar sekolah. Sebagai relawan, ia mengadakan  kelas bahasa Inggris dan Matematika selepas sekolah di rumahnya. Dari Senin hingga Jumat, lebih dari 100 siswa di tiga ruangan belajar bersama atau sendiri-sendiri, baik untuk kelas remedial, mendapatkan latihan dan kegiatan tambahan untuk memperbaiki kemampuan Matematika atau bahasa Inggris. Meskipun kelas luar sekolahnya gratis, orang tua dan murid tetap menunjukkan rasa terima kasih mereka dengan memberikan bingkisan makanan, buah-buahan, dan sayuran segar. (Penulis: Indra Gunawan-IIEF M&E Specialist )